Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kata Kata Sedih Cinta

Tepat Dihati menyuguhkan artikel Kata Kata Sedih Cinta untuk anda dalam mencari Kata Kata Sedih Cinta semoga bermanfaat dan selamat datang kembali dengan Kata Kata Sedih Cinta

Binatang ke Delapan

Diam, bukan menunggu..
Tenang, bukan waspada..
Hanya merasa apa yang ada di sekitar..
Mengais tanah dengan kedua capit tuk bersarang..
Bermain dengan dunia sendiri,
Tak percaya pada siapa,
Kawan atau Lawan..

Berayun pada Angin, menjadi agresif atau pasif..
Menegakkan sengat hanya tuk membela diri, bukan membunuh..
Hanya untuk bertahan, bukan berkuasa, apalah artinya..
Kesenangan berteman selalu dengan Kesendirian..
Tak merasa sepi, tak butuh pujian yang menyilaukan..

Merayap di terik tengah gurun, tuk mencari tempat tenang nan hangat..
Sisi luar yang keras, lunak sisi dalam..
Jika terusik, dalamnya perasaan, kan menyengat dan tinggalkan perih tak terlepaskan..
Bila tersorot, kan menggali lebih dalam tuk sembunyikan kilau kulit..

Setia pada pasangan, tak mudah terusik..
Janganlah menjadi musuh bila tak ingin Mati..
Jadilah Kawan, bila mencari golongan yang miliki ruang rahasia sangat terkunci..

Ada pada diriku yang Hidup dari Tanah, selalu kembali menjadi Debu..



Bidadariku chapter 2

Saat ini lagi pengen Nulis..
darimana saja, yang pasti yang Ku tulis semuanya tentangmu..

Aku..
yang dari kejauhan memperhatikanmu, hangat rasanya dalam Hati ini...
entah karena Senyummu atau tatapan Matamu...
yang Ku tahu ini Bahasa Hatiku...

Untuk selanjutnya,
biarlah Ku sebut Namamu dari Bibirku...
hanya Kamu, dengan Perasaanku...

Untuk Bidadariku, 5 jam berlalu, Kamu masih menggenggam erat Cintaku...



Aku hanya menulis

Aku ingin menulis
menulis dari awal cerita Kehidupan
Hidup yang penuh dengan pembelajaran
dimana dari terpejam, duduk, merangkak lalu berdiri
saat menangis hingga tersenyum
merasakan ditimang, didekap, dilindungi
terjaga tiap malamnya menemani
membelikan mainan hingga buku-buku
kenakalan semasa merangkak hingga terjatuh dari pohon
bercerita saat menemukan selain rasa kasih sayang
hal-hal memalukan hingga membahagiakan
di saat yang pilu, penuh dengan air mata
hingga mengucap syukur atas pertolonganNya
dalam benak ini, yang paling dalam, sanubari suara nurani inginkan menapaki dan berdiri membuka kepakan lengan yang kuat untuk menopang segala Kehidupan yang takkan tertulis, tertoreh hanya oleh lisan
Itu sebuah Masa dimana konsep Kehidupan tercipta, pada diri masing-masing
meskipun ada kesamaan, semuanya berbeda dalam mendewasa

Kian berbunga ataupun meledak
sepahit-pahitnya Kehidupan, lebih hambar lagi tiada mensyukuri Kehidupan yang luas terbentang di depan
Roda tetap berjalan, angin terus berhembus, dan waktu takkan berhenti
Kehidupan tetap menjadi sejarah yang terpendam dalam Tirani Pribadi bagi yang merasakan ada atau tidaknya Kasih dan Sayang

Untukmu, Sang Khalik, Dewa dan Dewiku, Terima Kasih